Sore yang Paling Aman bagi Masyarakat dan Santri Buntet Pesantren

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Sore yang Paling Aman bagi Masyarakat dan Santri Buntet Pesantren

Sabtu, 26 Januari 2019

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Prof Jend Pol Muhammad Tito Karnavian berkunjung ke Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (25/1) sore. Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren KH Adib Rofiuddin dalam sambutannya merasa sore itu merupakan hari dan waktu paling aman.



"Ini adalah momen dimana Buntet Pesantren merasa paling nyaman. Samping kanan Panglima TNI, samping kiri Kapolri,” kata Kiai Adib pada kunjungan bertajuk Silaturahmi Kebangsaan yang dihelat di Gor Mbah Muqoyim itu.

Pada kesempatan itu, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu juga menyampaikan keterlibatan Buntet dalam memberantas terorisme di Indonesia, terutama dari ISIS. Dengan nada bercanda, ia mengatakan bahwa seluruh kiai Buntet Pesantren ternyata adalah anggota ISIS.

"Kepada Bapak Panglima, Bapak Kapolri, perlu diketahui bahwa seluruh kiai Buntet Pesantren adalah anggota ISIS, Ikatan Suami ber-Istri Satu," katanya yang seketika diikuti gelak tawa seluruh tamu dan santri yang hadir.

Sementara itu, Marsekal Hadi dalam sambutannya menyebut Pondok Buntet Pesantren termasuk yang paling banyak menyuplai laskar sabilillah, hizbullah, dalam perang 10 November di Surabaya.

Tak lupa, ia menceritakan peran besar Kiai Abbas dalam kemerdekaan Indonesia, dan berkisah saat Hadlratussyekh Hasyim Asy'ari mengutus Kiai Abbas untuk mengajarkan ilmu bela diri di Pondok Tebuireng, Jombang.

(Fayad Hazami/Syakir NF)