GOR Mbah Muqoyyim, dari Presiden RI hingga Presiden Jancukers

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

GOR Mbah Muqoyyim, dari Presiden RI hingga Presiden Jancukers

Jumat, 06 April 2018


Peletakan batu pertama Gelanggang Olahraga Mbah Muqoyyim, Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, dilakukan oleh Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pondok Buntet Pesantren pada Kamis (13/4/2017).

Rampung pada akhir tahun 2017, gedung ini baru pertama kali digunakan oleh Budayawan Sujiwo Tejo saat berorasi tentang kebudayaan di hadapan ribuan santri Pondok Buntet Pesantren. Ia juga tampil kolaborasi dengan paduan suara Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putri Buntet Pesantren menyanyikan lagu Titi Kolo Mongso dan syair anggita Sosro Kartono.

Oleh karena itu, saat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi baru saja tiba duduk di kursinya, ia bercerita hal di atas. Tempat halaqah ini, ia berkisah kepada Menpora, peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Jokowi.

“Dan GOR ini pertama kali digunakan oleh Presiden Jancukers,” ujarnya yang langsung disambut tawa. Tak terkecuali Mustasyar PBNU KH Adib Rofiuddin Izza dan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani.

Ketika Menpora tiba, Sujiwo Tejo tengah berorasai. Sejenak ia menghentikan pembicaraannya. Menpora pun tak langsung duduk. Ia menghampiri Mbah Tejo di panggung dan mencium tangannya. Tak mau diperlakukan demikian, seniman serba bisa itu langsung menarik tangannya.

(Syakir NF)