Ridwan Kamil Bersilaturrahim ke Pondok Buntet Pesantren

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Ridwan Kamil Bersilaturrahim ke Pondok Buntet Pesantren

Kamis, 25 Mei 2017
Buntet Pesantren - Walikota Bandung Ridwan Kamil  mengunjungi Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Kamis 25 Mei 2017. Kang Emil, sapaan akrab beliau menuturkan, bahwa tujuan kedatangannya ke Pondok Buntet Pesantren adalah untuk silaturrahmi. Karena menurutnya, banyak orang yang tidak mengetahui, bahwa dirinya merupakan keturunan pesantren. Sehingga kedatangannya ke Buntet, untuk menjalin silaturrahmi dan memperkenalkan diri

“Sehingga saya datang ke Buntet untuk memperkenalkan diri dan menjalin silaturrahmi,” kata Emil.

Kang Emil menuturkan, dirinya sebenarnya enggan membawa silsilah keluarga dalam karirnya. Karena ia selalu diingatkan oleh kakknya, untuk tidak membawa masalah nasab keluarga. Namun, hal tersebut boleh saja dilakukan jika dalam kondisi tertentu. Menurut Kang Emil, saat ini dirinya cukup banyak difitnah oleh berbagai fihak, terkait isu agama. Sehingga latarbelakang keluarga pesantrennya, terpaksa dikenalkan ke publik.
Foto Website Buntet Pesantren.
Kang Emil bersama Kiai Soleh Zuhdi

“ Sebenarnya saya nggak mau bawa nama keluarga dan pesantren kakek saya. Namun karena banyaknya fitnah yang terjadi, sehingga saya harus mengenalkan keluarga saya sebenarnya,” kata Emil saat berbincang dengan Kiai Adib.

Pada kesempatan tersebut, Kiai Adib memberikan do’a untuk keselamatan dan juga keberhasilan dalam kepemimpinan. Mustasyar PBNU itu memberikan sejumlah wejangan kepada Ridwan Kamil untuk dijadikan sebagai salah satu pegangan.

“ Tadi di doakan juga oleh Kiai Adib. Selain itu, Kiai Adib juga meminta saya untuk tetap Istiqomah,” ujar Emil.

Pondok Buntet Pesantren merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Jawa. Pesantren ini  didirikan oleh Mbah Muqoyyim pada tahun 1750. Saat ini, sekitar 5000 santri belajar di pondok pesantren yang berada di wilayah timur Cirebon itu.