Wisata Sejarah INSAN BPC D.I. Yogyakarta

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Wisata Sejarah INSAN BPC D.I. Yogyakarta

Selasa, 22 September 2015
Untuk menyegarkan pikiran anggotanya, Ikatan Silahturrahim Alumni Buntet Pesantren Cirebon D. I. Yogyakarta (INSAN BPC D.I.Y) wisata sejarah Yogyakarta (Minggu, 8/8/15).
“Wisata sejarah ini sebagai sarana pembelajaran  di luar rutinitas kampus dan untuk meneyegarkan pikiran saat kebingungan ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung”, ungkap Ketua Umum INSAN BPC D.I.Y.
“Selain itu kegiatan karya wisata ini juga berguna untuk menambah wawasan anggota dan pengurus INSAN BPC D.I.Y. Disana kami lebih tahu, betapa berat perjuangan pahlawan dahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia”, imbuhnya.
Senang dan bangga, begitulah perasaan ketua umum INSAN BPC D.I.Y Masa khidmat 2014-2015 itu karena melihat antusias dari anggota dan pengurus yang hadir. Meski di awal sebelum keberangkatan diliputi kecemasan.  “senang dan gembira melihat insaners antusias dalam mengikuti wisata sejarah ini” ujarnya.
Perjalanan wisata sejarah berawal dari Keraton Yogyakarta, kemudian dilanjutkan ke Taman Sari dan diakhiri di Benteng Vredeberg.
Wisata sejarah ini merupakan agenda bulanan yang diprogramkan oleh Departemen Pendidikan dan Pengkaderan (DPP). Tujuan terselenggaranya wisata sejarah ini memperkenalkan objek wisata sejarah di Yogyakarta serta menambah pengetahuan dan pengalaman bagi anggota maupun pengurus INSAN BPC D.I.Y.
Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeberg dan Tamansari adalah sebuah tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi. Selain letaknya yang tidak terlalu jauh dari Alun-alun Kota Jogja juga merupakan obyek wisata utama kota ini.

Agenda wisata sejarah ini di ikuti oleh anggota dan pengurus INSAN BPC D.I.Y. Usai wisata, Insaners melanjutkan kegiatannya dengan bermain futsal bersama. Kegiatan ini merupakan salah satu program mingguan dari Departemen Seni dan Olahraga (DSO).