Masjid Jami Buntet Pesantren Menerima Bantuan dari Bank Indonesia

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Masjid Jami Buntet Pesantren Menerima Bantuan dari Bank Indonesia

Jumat, 10 Juli 2015
Dalam rangka Program Sosial Bank Indonesia, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendar sowan ke Buntet Pesantren (9/7). Pria yang dilantik pada Juli 2013 lalu itu menyatakan akan meneruskan program sosial yang telah dijalankannya.

"Sebagai lembaga publik, insya Allah akan membantu semaksimal mungkin", ungkapnya di depan jamaah Masjid Jami’ Buntet Pesantren seusai melaksanakan salat Asar berjamaah.

Setelah menyampaikan sambutannya, pria yang dikenal ahli dalam bidang moneter itu menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ust. H. Ahmad Syauqi Chowas dan Ust. H. Anas Asaz selaku pengurus DKM Masjid Agung Buntet Pesantren.


Perlu diketahui, Bank Indonesia telah memberikan sumbangan untuk Masjid Agung Buntet Pesantren berupa mesin pompa air dan karpet di dalam pintu sembilan.

Sebelum Bapak Hendar memberikan sambuatannya, K.H. Anas Arsyad menyampaikan rasa terima kasih kepada Bank Indonesia mewakili masyarakat Buntet Pesantren atas bantuan Bank Indonesia untuk kemaslahatan Masjid Agung Buntet Pesantren. "Mewakili masyarakat Buntet Pesantren, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bank Indonesia terhadap Masjid Agung Buntet Pesantren. Jazakumullah Ahsanal Jaza", ungkapnya. Selain itu, beliau juga menyampaikan harapan khalayak agar Bank Indonesia tetap dalam independensinya sebagai lembaga publik sesuai Undang-Undang yang telah mengaturnya. Kiai Anas juga berharap Bank Indonesia dapat menekan inflasi yang sedang terjadi.
Sebelum mempersilakan Deputi Gubernur untuk menyampaikan sambutannya, beliau meminta agar silaturrahim antara Buntet Pesantren dan Bank Indonesia agar selalu terjaga. Ini juga disampaikan kepada Majid yang rencananya esok akan dilantik sebagai pimpinan Bank Indonesia Cirebon. "Semoga Pak Majid dapat meneruskan", ujarnya.