Tebar Ancaman sebuah Tren di Negeri Ini

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tebar Ancaman sebuah Tren di Negeri Ini

Jumat, 11 Juli 2008


Oleh: mohamad darda prahara



 



MASIH  ingatkah dengan kasus beberapa bulan lalu saat FUI (Forum Umat islam) yang mengancam
polisi dengan mengerahkan massa yang berjumlah sangat besar, apabila
tuntutannya tidak dikabulkan dimana  FUI menuntut pimpinan FPI Habib Riezik di
bebaskan. Meski kasus itu sudah lama, tetapi jika ditarik benar merah atau puith hijau, ada korelasi antara peristiwa-peristiwa itu dengan Tebar Ancaman. Bahkan hingga hari ini. Ada banyak yang bisa kita amati.



 






 



Lagi-lagi budaya mengancam trus di glontorkan di negara indonesia,di
saat negara-negara berkembang membikin suatu perancanaan yang akan
datang,justru negara indonesia masih memikirkan dengan urusan egonya…





miris mendengarkan kata-kata yang berkobar-kobar dan beapi-api
membela yang dia bela mengucapkan ancaman,mungkin ini lagi trend di
negara indonesia,belum hilang ingatan seorang tokoh nasional boleh di
bilang seperti itu,dia mengucap kata-kata ancaman tidak boleh masuk
dalam ruangan sidang….










Habib riezik adalah seorang tokoh islam dikalangan fpi,masih ingat
juga dia mengumpat kata-kata ancaman dikala dia melapor ke polda
jaya, bersamaan dengan itu,disaat dia masuk ke polda, sudah ada wartawan
yang sudah menunggu, untuk meliput komentr-komentar habib riezik… Dia
menebar ancaman ke beberapa tokoh nasional, boleh di bilang seperti
itu… Belum pudar pernyataan habib riezik telah usai giliran laskar fpi
mnyatakan akan membakar sebuat harian surat kabar….










Ini jelas sekali
sebuah fenomena di negara kita ini,budaya kekerasan yang menghinggap di
negara indonesia yang mayoritas adalah warga muslim yang nota bene
melarang keras ancam mengancam,dan maupun fisik..



 





Di kalangan dewan pun tidak kalah hebohnya belum hilang persoalan
yahya kini timbul persoalan yang hampir sama yaitu max muin yang
melecehkan kaum wanita…dan yang paling anyar beritanya terkuaknya
korupsi anggota dewan dari fraksi fbr,semakin terpuruknya wajah
indonesia di mata negara-negara yang lain.










Sampai kapan persoalan ini akan selesai…ini persoalan pemerintah
yang musti di kaji dan ditindak hal yang berbau kekerasan…ini PR buat
pemerintah.











www.dardaprahra.wordpress.com