Air Bersih Jadi Rebutan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Air Bersih Jadi Rebutan

Sabtu, 19 Juli 2008

Cirebon singkatan dari "Cai" dan "Rebon." "Cai" berarti Air dan rebon maksudnya udang lembut (kecil). Tapi yang membuat aneh adalah ketika Cirebon kekurangan air bersih persisnya di Kapetakan, Cirebon.

Pembagian air bersih gratis oleh PDAM Kabupaten Cirebon kepada
tiga Desa di Kecamatan Kapetakan disambut gembira oleh warga, bahkan
sempat memicu kericuhan.



Seperti
yang terjadi di Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan, Kabupaten
Cirebon, Warga yang sudah satu bulan kesulitan mendapatkan air bersih
langsung merapat ke mobil tanki PDAM. Tangki yang memuat 3.000 liter
air bersih itu diserbu warga yang membawa ember dan jerigen berebut
menampung air yang dikucurkan oleh petugas PDAM.

Karena tidak
sabar, beberapa warga berebut mengarahkan kucuran air ke embernya,
sehingga petugas PDAM kerepotan memegangi selang. Akhirnya petugas
membiarkan selang dipegang oleh warga untuk mengisi jerigen
masing-masing.

Yutini, salah satu warga mengaku sudah satu bulan
tidak mendapatkan air bersih dari PDAM. Untuk kebutuhan sehari-hari
harus membeli ke Desa Kebedulan dengan harga Rp1.500 per jerigen.

"Saya
biasanya beli 10 jerigen sehari untuk belum untuk ongkosnya Rp5.000,
berarti saya harus mengeluarkan uang Rp20.000 per hari hanya untuk air
saja," ujar yutini yang mengandalkan kehidupan dari suaminya yang
menarik becak.

Selain di Desa Pegagan Kidul, pebagian air bersih
gratis juga dilakukan di Desa Bungko Lor dan Bungko Kidul Kecamatan
Kapetakan Kabupaten Cirebon. Suasana pembagian air bersih pun tidak
berbeda jauh seperti di Desa Pegagan Kidul.

Berdasarkan
penuturan warga, karena letak desa yang berdekatan dengan laut, air
yang dihasilkan dari sumur rasanya asin dan tidak layak dikonsumsi.
Sedangkan air dari PDAM pun sudah satu bulan tidak mengucur. (BC-211)