Makna Kyai Kampung bagi Gus Dur

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Makna Kyai Kampung bagi Gus Dur

Senin, 23 Juni 2008


Bagi KH. Abdurrahman Wahid, Ketua Dewan Syuro PKB kyai kampung lebih dipercaya. Buktinya, dalam ajang Pilkada Jawa di Timur sekarang ini, dimana banyak ulama di sana yang tidak mendukung calon dari PKB, namun bagi Gus Dur lain lagi.



"Saya nggak terlalu percaya kyai yang disebut sepuh (senior). Saya
lebih percaya para kyai kampung. Lha wong buktinya mereka nggak
berpengaruh kok," katanya seperti dikutip Antara.



Ucapan itu dikemukakan Gus Dur di sela-sela "roadshow" bersama Achmady
di Jatim sejak pekan lalu hingga pekan ini mulai dari kawasan timur
Jatim hingga Madura.



Menurut Gus Dur yang di masa lalu dekat dengan para kyai sepuh itu,
dari hasil beberapa Pilbup yang digelar di Jatim, terbukti banyak
kandidat yang didukung penuh para ulama ternyata meleset.



"Jadi, nggak ada pengaruh," kata presiden keempat RI itu merujuk pada Pilbup di Pasuruan sebagai contoh.

Cucu pendiri NU Hadratusyikh KHM Hasyim Asy`ari itu mengaku dirinya
lebih percaya kepada eksistensi kyai kampung yang memiliki hubungan
langsung dengan masyarakat.

"Mereka juga tersebar di seluruh kawasan Jatim, makanya para pengurus
PKB tinggal ngajari, ini lho calon yang asli diusung PKB, bukan calon
yang lain. Kalau sudah diinstruksikan, ya harus diamankan dong,"
katanya.

Oleh karena itu, Gus Dur menyatakan akan "all out" untuk memenangkan
pasangan birokrat-militer itu dengan terjun langsung mensosialisasikan
"Achsan" kepada publik. (kurt/ant)