Kampanye Anti Rokok di Mekkah

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Kampanye Anti Rokok di Mekkah

Senin, 26 Mei 2008
KBIH Buntet Pesantren



Jakarta
(MCH). Gubernur Jeddah Pangeran Mishaal bin Majed akan mengumumkan
tanggal 1 Juni mendatang kampane anti rokok di seluruh Propinsi Mekah.
Kampanye tersebut disponsori Asosiasi Anti Rokok dan Narkoba Mekah yang
diselenggarakan dalam berbagai acara. Demikian seperi dijelaskan ketua
asosiasi tersebut, Abdullah Al-Othaim yang kini memliki kantor baru di
Al-Faiha, Mekah.






Kampanye anti rokok didukung sepenuhnya oleh Badan Kesehatan Dunia
(WHO). Kordinator regional WHO untuk Arab Saudi,Dr. Hussain Al-Jazairi,
menurut Othaim merupakan salah satu pendukung kuat gerakan tersebut.
Berbnagai spanduk dan selebaran untuk menyadarkan generasi muda Arab
Saudi agar menjauhi rokok digelar di mana-mana. Merokok, semakin
dikhawatirlan karena sudah mulai menjadi kebiasaan sejumlah wanita
Saudi dan para pelajar.




Menurut Dr. Abdullah Al-Baddah, Direktur Pengontrolan Tembakau pada
Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Arab Saudi kini menempati rangking ke
23 sebagai negara perokok terbesar dunia. Tahun lalu, perokok Saudi
menghabiskan 40.000 ton tembakau. Diperkirakan 660.000 wanita Saudi
mulai kecanduan merokok.




Menurut Al-Baddah, 3nam juta perokok Arab Saudi telah membuang percuma
5 Milyar Riyal pertahun untuk 15 milyar batang rokok. Dalam laporan itu
disebutkan bahwa seorang perokok Arab Saudi menghabiskan 2.130 batang
rokok setiap tahunnya. Jugatercatat sekitar 23.000 orang meninggal
dunia karena rokok. Demikian seperti diberitakan harian Arab News edisi
Kamis, 22 Mei hari ini. (Musthafa Helmy)