Tak Ada Lagi Pasar Seng

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tak Ada Lagi Pasar Seng

Selasa, 29 April 2008


Jakarta
(MCH). Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam bulan ini kembali melakukan
pembongkaran besar-besaran di sekitar Masjidil Haram, Mekah. Sejumlah
hotel dirobohkan. Tak kecuali Pasar Seng yang sangat terkenal itu.
Demikian seperti ditulis harian Jawa Pos edisi Senin dan Selasa, 21 dan
22 April kemarin.



Bagi jamaah asal Indonesia, nama Pasar Seng sangatlah populer. Tapi,
sekarang pasar yang sangat terkenal itu sudah tak ada lagi alias sudah
rata dengan tanah. Seluruh bangunannya sudah dirobohkan. Bukan hanya
pertokoan dan pasar yang dibongkar. Bangunan lain di sekitarnya, baik
hotel kecil maupun hotel sebesar Sheraton, dalam proses dihancurkan.

Hotel Sheraton termasuk hotel mebah yang harus pindah. Masjid Kucing
dan Hotel Soraya, yang juga berdekatan dengan Pasar Seng, masih
terlihat menyala lampunya dan masih digunakan. "Di musim haji tahun
ini, masih bisa dipakai, setelah itu wallahu alam," kata manajer Hotel
Soraya, yang keberatan menyebutkan namanya.

Tempat sai sekarang juga berubah. Saat ini sudah dibangun tempat sai
yang baru lagi, yakni tiga tingkat di samping tempat sai lama.
Sedangkan tempat sai yang lama sudah dibongkar dan akan dibangun
kembali tiga tingkat. Kabarnya, dua tempat sai tersebut akan digabung,
masing-masing menjadi satu arah.

Beberapa hotel akan mengalami nasib sama, antara lain Hotel Qurtuba,
Hotel Zahret, Hotel Darkum, Hotel Talal, Hotel Firdaus Umrah, Hotel
Firdaus Makkah, dan banyak lagi. (*)