Perluasan Mas`a masih di Lingkungan Sama

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Perluasan Mas`a masih di Lingkungan Sama

Selasa, 22 April 2008
Oleh: KBIH Buntet Pesantren




Jakarta
(MCH). Perluasan tempat sa`i (Mas`a) yang dipertanyakan sejumlah ulama
Jawa Tengah beberapa hari lalu untuk sementara terjawab. Dr. Nur Shamad
Kamba, Atase Haji pada Konjen RI di Jeddah menyatakan bahwa perluasan
mas`a masih dalam lingkungan mas`a tersebut.






Hal ini dikemukakan Nur Shamad yang disiarkan langsung oleh RCTI Jumat,
18 April pagi ini. Menurut Nur Shamad, perluasan mas`a tidak dilakukan
semena-mena oleh pemerintah Kerajaan Arab selain tampa harus mendengar
para ulamanya dan juga sejumlah ulama lainnya.




"Tidak benar jika dikatakan bahwa mas`a beralih dari Qararah sampai
Jabal Qubais," kata Nur Shamad. Yang jelas, posisi mas`a memang sedikit
bergeser ke utara karena adanya pembangunan di wilayah itu untuk
perluasan yang bisa dipergunakan pada musim umrah Ramadhan dan haji
tahun ini.




Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi, ulama besar Mesir, tak mempermasalahkan
perluasan mas`a dan juga pemindahan Maqan Ibrahim dari tempat asalnya.
Menurut Al-Qaradhawi, seperti dikutip Asharqul Awsath pekan lalu,
Rasulullah selalu memberi kemudahan untuk haji dengan sabdanya yang
terkenal pada saat haji wada`: "If`al wala kharaj (lakukan dan tak ada
masalah)." (Musthafa Helmy)