Lagu Kiai Fuad Hasyim tentang Ramadhan - Buntet Pesantren Lagu Kiai Fuad Hasyim tentang Ramadhan - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Saturday, May 26, 2018

    Lagu Kiai Fuad Hasyim tentang Ramadhan

    KH Fuad Hasyim


    Tak terasa sudah Ramadhan 1439 H ini sudah memasuki tahap sepuluh hari yang kedua. Ingat bulan Ramadhan, bagi masyarakat Buntet Pesantren pasti ingat juga lagu Ramadhan Suci yang disusun oleh KH Fuad Hasyim dan dinyanyikan oleh adiknya, Ny Hj Aan Muzayyanah.

    Lagu berbahasa Cirebon ini memberikan pesan penting betapa Ramadhan itu merupakan madrasah dan ladang. Satu sisi, Ramadhan memberikan pembinaan kepada muslim untuk kembali sabar menahan dahaga dan lapar. Tak hanya itu, Ramadhan juga mestinya memberikan efek merasakan penderitaan saudara sesama yang berkekurangan, seperti miskin dan fakir.

    Sawangen wong fakir lan wong miskin
    Suwe bli mangan terus prihatin
    Coba rasakena susah kemponge
    Supaya cukul melas lan sayange

    Lihatlah orang fakir dan orang miskin
    Lama tak makan, selalu prihatin
    Coba rasakan susah laparnya
    Supaya tumbuh belas dan kasihnya

    Begitulah Kiai Fuad mengingatkan kita agar merasakan keprihatinan kaum duafa. Bukan berarti kita merasa lebih, tapi hal ini guna membuahkan sifat kasih sayang sehingga kita dapat berbagi.

    Selain itu, Kiai Fuad juga menyindir kita sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah dengan sebaik-baiknya bentuk, ahsan taqwim. Ayam mampu bertahan 21 hari duduk tanpa pernah beranjak dari tempatnya demi mengerami telur-telurnya yang kelak muncul anak-anaknya dari dalamnya. Bahkan, ia mampu menahan kantuk dan tak makan selama waktu itu. Berikut sindiran Kiai Fuad dengan lirik lagunya itu.

    Delengen ayam selawase anggrem
    Sanggup puasa sanggup bli merem
    Masa manusa makhluk kang mulia
    Kalah ning ayam makhluk sederhana

    Lihatlah ayam begitu lamanya mengerami
    Sanggup puasa sanggup tak menutup mata
    Masak manusia makhluk yang mulia
    Kalah oleh ayam makhluk sederhana

    Sisi lainnya, Ramadhan adalah ladang guna mendulang amal sebanyak-banyaknya. Tentu dalam menggarap ladang itu, kita mesti menghindari hal-hal yang membuat tanaman kita tidak produktif. Hal itu juga yang mesti diterapkan dalam Ramadhan. Kiai kelahiran 1941 itu mengajak kita melalui lagunya sebagai berikut.

    Ayu sembahyang traweh lan sunnah
    Tinggalen nafsu angkara murka
    Tingkah lan ngomong sing ngati-ati
    Mempenga luruh ridhane Ilahi

    Ayo shalat tarawih dan sunnah
    Tinggalkan nafsu angkara murka
    Perilaku dan pembicaraan harus hati-hati
    Bersungguhlah dalam mencari ridha Ilahi

    Lailatul qadar turun Al-Qur’an
    Luwih utama sing sewu wulan
    Amal sawengi pahlane ngungkuli
    Amal terus sewu wulan bli mari

    Lailatul qadar turun Al-Qur’an
    Lebih utama ketimbang seribu bulan
    Amal semalam pahalanya melebihi
    Amal yang terus menerus (dikerjakan) selama seribu bulan tanpa pernah henti

    Tarawih dan ibadah sunah lainnya harusnya bisa dikerjakan. Sebab, tarawih merupakan shalat yang hanya bisa dikerjakan di malam bulan Ramadhan. Amal sunah lain menjadi nilai plus untuk meningkatkan buah yang pada saatnya nanti bisa kita panen.

    Lebih lanjut, pada bait berikutnya, Kiai Fuad menjelaskan lailatul qadar, sebuah malam yang menjadi turunnya Al-Qur’an. Malam ini merupakan misteri yang sulit terungkap. Meskipun demikian, malam yang jika kita beramal di dalamnya memberikan pahala yang lebih dari amal yang dikerjakan selama seribu bulan penuh tanpa henti itu banyak ulama yang mengemukakan pendapatnya. Ada yang menyebutnya tanggal 1 Ramadhan. Sebagian menyebutnya tanggal 17. Namun, mayoritas ulama berpendapat di tanggal ganjil pada sepuluh hari terakhir, yakni antara tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29.

    Lagu bisa diunduh melalui link berikut.

    Berikut lirik lengkap lagu Ramadhan Suci

    Cipt: Prof Dr (Hc) KH MA Fuad Hasyim
    Voc: Ny Hj Aan Muzayyanah

    Ramadhan suci alhamdulillah
    Wis teka maning wulan mulia
    Wulan kang agung wulan kang utama
    Wulan Al-Qur’an lan wulan ibadah

    Ayu sembahyang traweh lan sunnah
    Tinggalen nafsu angkara murka
    Tingkah lan ngomong sing ngati-ati
    Mempenga luruh ridhane Ilahi

    Lailatul qadar turun Al-Qur’an
    Luwih utama sing sewu wulan
    Amal sawengi pahlane ngungkuli
    Amal terus sewu wulan bli mari

    Sawangen wong fakir lan wong miskin
    Suwe bli mangan terus prihatin
    Coba rasakena susah kemponge
    Supaya cukul melas lan sayange

    Delengen ayam selawase anggrem
    Sanggup puasa sanggup bli merem
    Masa manusa makhluk kang mulia
    Kalah ning ayam makhluk sederhana

    Mulane wong kang gelem puasa
    Nahan nafsu lan penggawe ala
    Dibalekaken ning fitroh kang suci
    Zakat fitrah lan bungah idulfitri

    Takbiran bareng sembahyang raya
    Maaf-maafan salah lan dosa
    Takbir lan tahmid agreng serta syahdu
    Allahu Akbar wa lillahil hamdu

    (Syakir NF)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Lagu Kiai Fuad Hasyim tentang Ramadhan Rating: 5 Reviewed By: Tim Redaksi Web Buntet Pesantren
    Scroll to Top