Ngaji Medsos sebagai Ruang Dakwah Penangkal Hoax dan Radikalisme - Buntet Pesantren Ngaji Medsos sebagai Ruang Dakwah Penangkal Hoax dan Radikalisme - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Wednesday, November 1, 2017

    Ngaji Medsos sebagai Ruang Dakwah Penangkal Hoax dan Radikalisme


    Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga mengikuti ngaji medsos yang digelar atas kerjasama Arus Informasi Santri (AIS) Nusantara dengan  Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, Senin (30/10/2017), di Gedung Convention Hall lantai 1.

    Ketua Panitia Sri Damayanti menuturkan, bahwa ngaji medsos ini dalam rangka agar mahasiswa generasi millenial dapat menggunakan sosial media dengan bijak dan cerdas.

    "Ngaji medsos ini sebagai bentuk dorongan kepada mahasiswa-mahasiswi untuk menggunakan sosial media sebagai sarana dakwah yang menepis banyaknya isu-isu hoax di media sosial,” tuturnya.

    Sukma Aji Pratama, pembicara pertama, menuturkan, menjelaskan, bahwa media sosial merupakan ajang untuk menangkal radikalisme.

    "Ngaji medsos sebagai bentuk usaha mendorong mahasiswa untuk menggunakan sosial media sebagai penangkal radikalisme ," ujar admin Instagram @santrikeren tersebut.

    Selain Aji, hadir pula admin Instagram @alasantri. Kang Aro, ia biasa disapa, menyampaikan, bahwa medsos adalah ruang berbagi ilmu bagi orang alim yang belum atau tidak mahir berbicara di depan khalayak.

    "Ngaji media sosial juga memudahkan orang alim yang tidak bisa ngomong di depan dapat mengembangkan ilmunya secara cepat dengan menuliskannya di media sosial," sambung pria bernama lengkap Muhammad Yasir Arafat itu.

    Sebagai penutup, Kang Ulinuha berpesan kepada segenap peserta, agar bermedsos dengan kreatif.


    Mafa Aulia / Syakirnf
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ngaji Medsos sebagai Ruang Dakwah Penangkal Hoax dan Radikalisme Rating: 5 Reviewed By: Tim Redaksi Web Buntet Pesantren
    Scroll to Top