Ngalap Berkah di Halal Bihalal Iklab - Buntet Pesantren Ngalap Berkah di Halal Bihalal Iklab - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Saturday, August 20, 2016

    Ngalap Berkah di Halal Bihalal Iklab

    Bertempat di YPI Nur At-Taqwa, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakara Utara, Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Alumni Buntet Pesantren Cirebon (IKLAB) dihadiri oleh alumni lintas angkatan, Ahad (14/8). Selain itu, kegitan yang diketuai oleh Ketua OSIS MANU Putra Buntet Pesantren 2011-2012, Muhammad Ammar, ini juga dihadiri oleh Ketua YLPI Buntet Pesantren, K.H. Adib Rofiuddin Izza.

    Dalam mauidzahnya, Kiai Adib meyakinkan hadirin tentang adanya keberkahan. Sahabat Khalid bin Walid, kata kiai yang juga mustasyar PBNU ini, setelah Rasul dipundut (baca: wafat), selalu menyelipkan rambut Kanjeng Nabi pada penutup kepalanya saat peperangan supaya menang.

    Imam Syafi’I pun pernah mengalap berkah baju muridnya, Imam Hambali. Setiba mengantarkan surat, Imam Syafii bertanya kepada Syaikh Rubai’,
    “kamu dapat apa dari Imam Hambali?”
    “Saya dapat baju yang sedang beliau kenakan saat menerima suratnya,” jawab Syaikh Rubai’.
    “Seharusnya baju itu milikku. Tapi sudah menjadi hakmu. Maka aku minta kepadamu untuk mencuci baju tersebut. Silakan bajunya kamu bawa dan air bekas cuciannya saya minta,” terang Imam Syafi’I pada santrinya itu.
    Itu dua di antara beberapa kisah yang beliau ceritakan sebagai bentuk ngalap berkah. Oleh karena itu, beliau berpesan kepada seluruh alumni Buntet untuk ngalap berkah dengan selalu menjaga silaturahim dengan para guru.
    “Tidak seminggu sekali, ya sebulan. Kalau tidak ya minimal setahun sekali”, ujar salah satu mustasyar PBNU tersebut.

    Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum IKLAB, K.H. Masrur Ainun Najih menjelaskan bahwa IKLAB ini dibentuk salah satu tujuannya adalah untuk saling bersinergi dan membantu satu sama lain.

    K.H. Masyhuri Mukhtar selaku tuan rumah bersyukur tempatnya dipilih menjadi tempat silaturahim halal bi halal meski tak menyangka karena intensitas beliau dalam mengikuti kegiatan tidak seperti alumni lainnya. Menurutnya, beberapa kiai Buntet telah mberkahi (baca: berkunjung) ke tempatnya beberapa tahun silam, seperti Kiai Mustamid Abbas dan Kiai Abdullah Abbas. Para sesepuh Buntet sangat mengapresiasi kesungguhan Kiai Masyhuri, meskipun dirinya telah belajar di Makkah dan Madinah, tetapi sedia dan setia mengajari masyarakat bawah dari nol atau pendidikan berupa dasar-dasar keagamaan.

    Dulu, katanya, tempat yang ditinggalinya sekarang itu sangat pelosok dan terpencil. Bahkan sampai Kiai Mustamid tak percaya bahwa tempat tersebut masih dalam wilayah Jakarta. Tetapi dengan berkah para masyayikh, beliau sudah mendirikan yayasan sendiri dan aksesnya pun sangat baik.


    Sebelum acara ditutup dengan doa oleh Kiai Adib, beberapa alumni menyampaikan testimoni, pengalaman saat mondok di Buntet, yakni K.H. Abdurrahman Masduqi, Ust. Ichsan, dan Ust. Saeful Bahri.


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ngalap Berkah di Halal Bihalal Iklab Rating: 5 Reviewed By: AriezQ ALq
    Scroll to Top