Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme - Buntet Pesantren Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Thursday, February 4, 2016

    Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme

    Deklarasi Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme, Buntet Pesantren (31/1/16)
    FORSILA BPC Jakarta Raya menyelenggarakan seminar nasional di Buntet Pesantren dengan mengangkat tema “Deradikalisasi Agama Melalui Pesantren”, Ahad (31/1/16).

    “Tema ini diangkat juga sebagai langkah untuk membentengi para santri dari radikalisme”, ujar Ketua Umum FORSILA BPC Jakarta Raya Ade Syamsul Falah.

    Pada akhir acara, 39 santri berjajar di panggung. Masing-masing santri memegang satu kertas yang berisi satu huruf. Sembari bersama dengan peserta lain, para santri dan seluruh hadirin berteriak “Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme”.

    “Ini merupakan jawaban bahwa pesantren bukan sarang terorisme”, ujar Sofi Mubarok, moderator yang merupakan kandidat doktor UIN Jakarta ini.

    Pada acara tersebut, hadir Syafiq Hasyim, Direktur International Centre for Islam and Pluralism (ICIP). Beliau menyampaikan bahwa orang yang menjadi teroris itu biasanya radikal terlebih dahulu. Dalam upaya deradikalisasi, ada empat hal yang beliau sampaikan. Pertama, reorientasi motivasi. Kedua, reedukasi. Ketiga, rehabilitasi. Dan keempat, reintegrasi.
    Ditanyai tanggapan mengenai acara tersebut, beliau sangat mengapresiasi dan perlu ditiru oleh pesantren lain.

    “Bagus. Ini perlu ditiru pesantren lain”, ujarnya.

    Pada kesempatan itu juga, hadir Kasubdit Penangkalan/Pembinaan di Masyarakat, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Isheri. Selain itu, hadir juga perwakilan dari Kodim Kabupaten Cirebon dan Polres Kabupaten Cirebon.

    “FORSILA BPC Jakarta Raya selalu mengangkat hal baru yang belum pernah diangkat di Buntet Pesantren”, begitu yang disampaikan Ketua Pelaksana Forsilanival Ahmad Subhan Ainurrofiq.


    Ini merupakan puncak acara Forsilanival dari serangkaian acara yang berlangsung sekitar dua minggu. Selain seminar, ada juga acara talk show santri berprestasi nasional dan internasional. Sebelum itu, para santri juga antusias mengikuti berbagai perlombaan, yakni putri muslimah, cerdas cermat, lalaran nadzam Amrithi, futsal, menulis puisi, menulis cerpen, dan menulis esai.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Santri Buntet Pesantren Menolak Radikalisme Rating: 5 Reviewed By: Tim Redaksi Web Buntet Pesantren
    Scroll to Top