• Latest News

    Monday, January 25, 2016

    Membangkitkan Semangat Kompetitif Santri di Kancah Nasional dan Internasional


    Persaingan di kancah nasional dan internasional semakin ketat seiring derasnya arus globalisasi yang terus mengalir ke berbagai pelosok negeri ini. Di mana posisi santri saat ini? Santri harus dapat memposisikan dirinya sebaik mungkin di berbagai sektor, di berbagai lini, di segala macam tingkatan.

    Santri yang telah mendapatkan posisi terbaik di tingkatannya, perlu untuk kembali turun dan mengajak adik-adiknya untuk naik bersama ke tingkatannya atau bahkan lebih tinggi darinya. Tak kalah dengan masyarakat lainnya, beberapa santri Buntet Pesantren telah membuktikan dirinya mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Kemampuannya ini jangan dibiarkan hanya dimiliki sendiri, ini perlu ditularkan oleh rekan-rekan santri yang lain agar semangat kompetitif itu tertanam dalam jiwa mereka sehingga mereka menjadi santri yang siap bersaing di tengah masyarakat global. Tentu dengan persaingan yang sportif dan kreatif.

    Puti Hasni menjadi salah satu alumni Buntet Pesantren yang saat ini namanya dikenal oleh pelajar putri NU se-Nusantara. Dalam tiga tahun ke depan, ia duduk sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (2015-2018). Tiga tahun menimba ilmu di Buntet Pesantren saat ia duduk di bangku Madrasa Tsanawiyah NU Putri Buntet Pesantren tak membuatnya putus hubungan dengan keluarga dan santri Buntet Pesantren. Bahkan keluarga Buntet dan rekan-rekannya semasa di pesantren bersinergi bersama mengantarkannya di pucuk pimpinan pelajar putri NU.

    Selain Puti, Buntet Pesantren juga melahirkan seorang alumninya menjadi delegasi dalam konferensi pemuda internasional di berbagai negara, seperti Macau, Tiongkok; Seoul, Korea Selatan; dan Manila, Filipina. Dia November tahun lalu baru saja menyelesaikan studi strata satunya di Jurusan Tafsir Hadis, Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kang Faisal, begitu saya memanggilnya.

    Sebagai mahasiswa, ia sangat mandiri karena di tengah padatnya jadwal kuliah dan mengerjakan tugas, ia bekerja dan memulai usaha di berbagai bidang, dari travel, lembaga kursus, wartawan, dan sebagainya. Bahkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan pengetahuan umumnya yang cukup luar biasa mengantarkan ia mengunjungi berbagai negara di Asia.

    Dua alumni Buntet Pesantren ini akan hadir pada Talk Show yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahim Buntet Pesantren Cirebon (FORSILA BPC) Jakarta Raya nanti pada hari Sabtu, 30 Januari 2016, di halaman Akademi Perawatan (Akper) Buntet Pesantren Cirebon. Mereka akan berbagi pengalaman bagaimana berorganisasi dan berprestasi di kancah nasional dan internasional.

    Selain itu, akan hadir juga Deni Nurul Fajri. Beliau merupakan alumni Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon yang pernah menjadi perawat terbaik. Kegiatan ini akan dimoderatori oleh Aaf Iffatunnafsi, seorang aktifis FORSILA BPC Jakarta Raya yang kini telah mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) Al-Huriyyah Buntet Pesantren Cirebon.

    Muhammad Syakir Niamillah Fiza
    Sekretaris Umum FORSILA BPC Jakarta Raya
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Membangkitkan Semangat Kompetitif Santri di Kancah Nasional dan Internasional Rating: 5 Reviewed By: Tim Redaksi Web Buntet Pesantren
    Scroll to Top