• Latest News

    Wednesday, October 8, 2008

    Akhirnya Fathi Royyani - Solehah Menikah


    Oleh: Redaksi

    KABAR yang beredar secara diam-diam di Buntet Pesantren yang
    membicarakan bakal ada pernikahan antara Solehah, putri Kyai Fakhruddin dengan
    Fathi Royyani, putra alm Kyai Amak terkuak sudah. Malam nanti
    tepatnya ba'da Isya, perhelatan pernikahan itu bakal dilangsungkan di
    rumah KH. Hasanuddin Busyorol Karim (asrama Al Firdaus). Selamat ya
    kang Fathi...





    Besar kemungkinan menurut keluarga KH. Fahruddin Mulyono, yang akan
    menikahkan adalah KH. AbduL Hamid Anas sedangkan KH. Adib Rofiuddin yang
    akan membacakan khutbah nikah. Sementara itu, paman kang Fathi, KH. Mahfudz Bakri ketua MUI Cirebon dan KH.
    Abdullah Syifa Akyas akan memimpin doa. Setelah itu, tawasul akan dipimpin oleh KH.
    Hasanuddin Kriyani. Tentu saja masing-masing keluarga akan ikut menyaksikan proesesi penting ini.

    Pernikahan yang dilangsungkan nanti malam itu adalah acara inti saja
    yaitu mengesahkan kedua calon memepelai menjadi sepasang suami isteri.
    Adapun walimahannya atau pesta pernikahan belum ada kabar.

    Memang begitulah tradisi di Buntet Pesantren dalam masalah pernikahan
    itu dijadikan sebagai acara yang sakral dan penting. Sementara walimah
    jarang sekali ditemui digabung sekaligus dengan akad nikah. Karenanya,
    tidak heran jika ada saja sepasang pengantin yang wanitanya hamil
    duluan ketika dilangsungkan pesta. Tapi coba-coba di kota besar, jika
    pengantin wanita saat pesta terlihat hamil lebih dulu, maka akan
    dicurigai. Namun di Buntet wanita "hamil duluan" itu sudah biasa,
    karena sebelum pacaran mereka sudah dinikahkan terlebih dahulu.

    Unik dan Menggemparkan
    Pernikahan ala keluarga kyai di Buntet Pesantren itu memang unik.
    Singkat, sederhana dan menggemparkan. Unik karena berbeda dengan
    tradisi pernikahan di tempat lain. Jika di tempat lain, sepasang calon
    mempelai itu didahului perkenalan yang lama sekali, mengenal satu sama
    lain dengan nama pacaran. Namun di sini masing-masing keluarga kyai
    sudah saling mengenal satu sama lain sehingga saat si calon dijodohkan
    atau dimaui itu menjawab okeh, maka prosesi pengucapan kata "QOBILTU"
    itu bisa dilangsungkan tidak lama setelah si calon menerima
    pasangannya.

    Dikatakan singkat, karena kapanpun jika sang pasangan mau dijodohkan
    atau mau dinikahkan dengan pilihannya sendiri dan sang pilihan
    menyatakan iya, atau diam saja, maka malamnya bisa saja dilangsungkan
    prosesi pernikahan. Begitu singkat tanpa tirakat, begitu cepat seperti
    kain dilipat.

    Sedangkan disebut menggemparkan karena selalu saja yang namanya proses
    pernikahan itu membuat perhatian publik di kampung pesantren tua ini.
    Buktinya setiap ada acara pernikahan hampir semua penduduk tumplek
    melihat iring-iringan penganten. Terlebih bila pengantin itu adalah
    putra kyai otomatis orang-orang akan melihat arak-arakan hingga
    selesai.


    Kebetulan putri Kyai Fakhruddin Mulyono (alm) bernama Solehah ini
    memang disamping cantik, sarjana bahasa Inggris dan sedikit pendiam itu
    akan disandingkan dengan Fathi Royyani, putra Kyai Amak (alm) yang
    sarjana S2 Antropologi Budaya, pegawai Negeri LIPI, yang berasal dari
    Buntet bagian barat. Keduanya sama-sama anak yatim namun keduanya sudah
    mandiri.

    Dan disebut pernikahan di Buntet itu sederhana, karena tidak
    mensyaratkan mas kawin yang besar, tidak banyak macam-macam aksesoris
    juga tidak adanya syarat adat macam-macam. Bahkan saking gampangnya
    menikah di Buntet Pesantren itu, tidak perlu memikirkan mas kawin. Yang
    dipikirkan adalah bagaimana keduanya mau dinikahkan lalu terjadilah
    proses akad nikah. Apalagi jika kedua keluarga saling menerima, maka
    biasanya pernikahan itu menjadi sesuatu yang sangat membahagiakan bagi
    kedua belah pihak. Saking bahagianya, sering terlihat para nyai
    menangis saat berdoa untuk mereka.

    Adapun pesta pernikahan yang banyak memakan biaya biasanya
    dilangsungkan jauh hari setelah mereka menikah. Tidak jarang ada yang
    sampai satu tahun baru melangsungkannya.

    Begitulah para kyai mengajarkan bahwa sunnah Rasulullah saw itu harus
    dikerjakan dengan penuh rasa cinta, suka sama suka dan tidak
    memberatkan.

    Akhirnya, kami krue website mengucapkan selamat menempuh hidup baru, buat Fathi Royyani, salah satu krue website ini dan buat kang Enta, semoga menemukan sejatine urip dalam bingkai mahligai  rumah tangga. Separuh agama akan dirahnya, karenanya kenikmatan  hidup dan ibadah akan bersinergi di sana.  Semoga bahagia!. (kurt)




    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 comments:

    1. Selamat yah untuk mereka berdua yg kini telah dikaruniai banyak kenikmatan.. betul sekali Agama mengajarkan, jika pingin kaya maka menikahlah... dan keduanya memang telah diberi kekayan oleh Allah SWT lahir dan batin...

      senang sekali baca fragmen kehidupan mereka berdua.

      ReplyDelete
    2. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuannya. semoga selalu menjadi manfaat bagi semuanya. salam sukses selalu. Amin

      http://karanganbungapapanblog.wordpress.com

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Akhirnya Fathi Royyani - Solehah Menikah Rating: 5 Reviewed By: Mubarok Hasanuddin
    Scroll to Top