• Latest News

    Monday, August 4, 2008

    Menikah Meski Dipenjara Enjoy aja!


    MENJADI  orang yang hidup di penjara tidak bisa lantas
    terbatas hak-haknya apalagi masalah cinta dan libido. Atas
    kebaikan dari Polres Cirebon, tahanan narkotika dari Desa Gebang Cirebon merasa enjoy menikah meski masih dipenjara.






    Kejadian itu menimpa Asep (19), warga Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan,
    Kabupaten Cirebon. Ia ditahan karena kasus kepemilikan 25 butir pil
    leksotan. 

    Karena cintanya begitu tulus meski di dalam tahanan, gadis pujaannya, Fransiska Damayanti
    (16), mau dinikahi dalam penjara.
    Prosesi akad nikah itu dilangsungkan di Masjid Nurul Iman Polres Cirebon,
    Minggu (3/8).

    Tentus aja kedua keluarga pengantin hadir dalam prosesi itu. Juga
    penghulu dari KUA Babakan Umar Saefudin, wali orang tua mempelai
    perempuan Riyadi Adun dan saksi paman tersangka Amir Fatah serta
    anggota Polres Cirebon Aiptu Juanda.

    Mas Kawin yang diberikan Asep
    pun seperti layaknya pernikahan di sana, dua gram cincin emas dan
    seperangkat alat salat.

    Kesedihan nampak dalam proses pernikahan tersebut, kedua mempelai
    tampak sedih.
    Begitu juga sebagian besar anggota keluarganya yang menyaksikan akad
    nikah di penjara itu. Asep dan keluarganya bahkan tidak kuasa hingga
    meneteskan air mata.

    Namun meski sedih, apa komentar Asep dan isterinya itu  seperti ditulis Radar Cirebon:  “Terus
    terang, saat ini perasaan saya sangat senang karena pernikahan ini
    sudah direncanakan sebulan lalu. Walapun setelah nikah tidak bisa terus
    mendampingi istri, saya bahagia luar biasa hari ini,” ungkap Asep
    dengan nada sedih sembari melirik istrinya.

    Ketika ditanya bagaimana menjalani pernikahan sedangkan ia sendiri dipenjara, Asep mengakui,  ”Saya tidak memikirkan bulan madu,
    mungkin nanti setelah ada putusan,” katanya singkat.

    Perasaan rindu dan kangen tentu akan dihadapi oleh Asep dan isterinya.
    Menyiasati hal ini, maka pasutri ini sudah menyepakati untuk rutin
    bertemu. ”Nanti istri saya yang akan
    sering besuk saya,” ujar Asep.

    Keluarganya yang lain menyangkan dan prihatin atas kejadian pernikahan di penjara ini. Amir Fatah (65)
    paman Asep mengaku prihatin. “Terus terang, kami sangat
    prihatin, tapi kami akan berusaha sabar dan memberi dukungan kepada
    Asep agar diberikan kekuatan atas cobaan yang dihadapinya. Setelah
    keluar nanti, keluarga akan mendidiknya menjadi anak yang soleh,”
    ungkap Amir Fatah seperti dikutip Radar.

    Amir sendiri mengaku atas cobaan menimpa ponakannya itu karena
    kurangnya perhatian orang tua dan saudaranya atas ulah Asep selama ini.
    "Kami mengaku telah kecolongan, dengan apa yang
    dialami Asep, mudah-mudahan ini tidak akan terulang lagi,” katanya.

    Sementara itu penghulu KUA Babakan, Umar Saefudin mengaku tidak tahu kalau pasangan
    pengantin laki-laki sedang menjalani proses hukum di Polres Cirebon.
    “Terus terang, saya tidak tahu kalau mempelai pria ditahan polisi. Kami
    hanya tahu ada permohonan menikah dari kedua mempelai. Saya justru
    kaget ketika dibawa pihak keluarga ke kantor polisi. Tapi, semuanya ada
    hikmah yang bisa diambil,” tandas Umar.

    Sementara Kapolres Cirebon,
    AKBP Drs Edhy Moestofa MH melalui KA SPK Polres Cirebon, Aiptu Juanda
    mengatakan, sesuai ketentuan hukum, Asep hanya mendapatkan izin untuk
    melaksanakan akad nikah. ”Jadi setelah akad nikah dia harus masuk
    tahanan lagi. Kalau istri dan keluarga ingin bertemu, silakan
    menengoknya di tahanan,” ungkap Juanda di sela-sela prosesi akad nikah. (ugi/radar/kurt)







    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menikah Meski Dipenjara Enjoy aja! Rating: 5 Reviewed By: Mubarok Hasanuddin
    Scroll to Top