Lomba Karya Tulis Santri - Buntet Pesantren Lomba Karya Tulis Santri - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Sunday, July 27, 2008

    Lomba Karya Tulis Santri










    Pendahuluan



    Tidak bisa
    dipungkiri bahwa pesantren adalah “gudang” intelektual Islam di Indonesia.
    Dalam perjalanan sejarah bangsa ini, peran pesantren tidak bisa diabaikan. Dari
    lembaga ini telah lahir banyak sosok yang dikenal tidak saja sebagai pejuang
    melainkan juga sebagai pemikir bangsa. Pesantren dengan dinamika yang terdapat
    di dalamnya menjadi penentu denyut kehidupan berbangsa, dari pemikir-pemikir
    yang keluaran pesantren, berbagai wacana keagamaan, kebangsaan, bahkan kesenian
    diperdebatkan dan dibahas dengan tidak keluar dari etika dan moralitas
    keislaman. Sosok seperti KH Abdurrahman Wahid, KH Said Aqil Sirodj, KH Masdar
    Farid Mas’udi merupakan sedikit contoh alumni pesantren yang pemikirannya mempengaruhi
    wacana keagamaan di negeri ini.















    Lembaga
    pendidikan pesantren lebih dikenal sebagai lembaga yang memiliki ciri
    tradisional dan memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat. Kehidupan
    pesantren yang berpusat pada kyai, santri, dan madrasah berbaur dengan
    kehidupan yang ada di masyarakat yang berpusat di kantor kelurahan, pertanian,
    persawahan, dan aktifitas ekonomi lainnya.



     



    Pesantren pada
    dasarnya merupakan lembaga pendidikan yang bergerak dalam membangun kemandirian
    bagi para santrinya. Ajaran tentang kemandirian terlihat dari model pelajaran
    yang diterapkan dan juga dari pembelajaran tentang hidup dan kehidupan di
    masyarakat secara praktis bagi para santrinya. Di pesantren, para santri
    dididik hidup mandiri dan kreatif dalam mencari solusi bagi permasalahan ummat.



     



    Pesantren tidak
    saja sebagai penerus misi Islam yang lebih toleran dengan tradisi setempat,
    melainkan juga telah terbukti banyak memberi sumbangan bagi upaya mewujudkan
    idealisme pendidikan nasional. Tidak hanya sekedar meningkatkan kualitas Sumber
    Daya Manusia (human resource) pada aspek penguasaan sains dan teknologi semata, melainkan juga lebih concern dalam mencetak masyarakat
    Indonesia yang memiliki semangat keagamaan yang berbasis tradisi dan memupuk
    generasi yang bermoral baik (akhlaq al-karimah).



     



    sampel





    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Lomba Karya Tulis Santri Rating: 5 Reviewed By: Mubarok Hasanuddin
    Scroll to Top