Oleh-Oleh Gus Dur dari Lawatannya ke AS - Buntet Pesantren Oleh-Oleh Gus Dur dari Lawatannya ke AS - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Monday, June 23, 2008

    Oleh-Oleh Gus Dur dari Lawatannya ke AS



    Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengaku
    puas karena dapat meyakinkan para pengambil kebijakan negara Amerika
    Serikat untuk tidak berpangku tangan terkait pertentangan antara
    kelompok fundamentalis dengan kelompok yang menginginkan adanya dialog
    antarkeyakinan.



    "Alhamdulillah mereka mau untuk bersama-sama mendorong adanya dialog
    antarkeyakinan. Ini penting karena mereka sebelumnya memilih bersikap
    netral," kata Gus Dur yang juga ketua umum dewan syura Partai
    Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Rabu.

    Gus Dur yang berangkat ke AS pada 4 Mei lalu dan baru tiba di tanah air
    hari Rabu ini. Selama di AS dia antara lain bertemu dengan Wakil
    Presiden Dick Chiney, senator Robert Wexler dan Ketua Kaukus
    Antiterorisme di Kongres Sue Myrick, dan dua senator yang sangat
    berpengaruh menentukan kebijakan luar negeri AS yakni Joe Rockefeller
    dan Christopher Bond.

    Menurut Gus Dur, dalam memperjuangkan kebenaran dan mewujudkan
    perdamaian yang melibatkan dua pilihan, maka netral bukan posisi yang
    tepat. Sebagai negara besar, AS juga harus punya sikap tegas, mendukung
    dialog atau sebaliknya mendukung kalangan fundamentalis.

    "Saya katakan AS harus jelas sikapnya, mau ikut yang mana. Apakah
    mendukung kalangan fundamentalis yang ingin menghadapkan satu agama
    dengan agama lain atau mendukung dialog antaragama. Ternyata mereka
    setuju dialog," katanya.

    Pada kesempatan bertemu para tokoh tersebut, kata Gus Dur, ia juga
    mengkritik sikap AS yang menerapkan standar ganda dalam melihat
    persoalan konflik Palestina-Israel.

    "Saya bilang sikap AS mendua. Di satu sisi mengakui negara Israel, di
    sisi yang lain tak pernah adil terhadap Palestina," katanya.

    Selama lawatan ke AS, Gus Dur juga melakukan serangkaian pertemuan
    dengan kalangan kampus, antara lain dengan Temple University yang
    mengabadikan nama Gus Dur menjadi pusat studi dialog antaragama.

    Gus Dur juga berdialog dengan mahasiswa Islam Amerika di George
    Washington University yang tengah menggarap "Project Nur", yakni proyek
    pengembangan gagasan Islam yang toleran dan pluralistik.

    Gus Dur juga menerima penghargaan "Medal of Valor" dari Yayasan Simon
    Weisenthal karena dianggap berjasa memperjuangkan pesan perdamaian dan
    toleransi di dunia.(Antara)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Oleh-Oleh Gus Dur dari Lawatannya ke AS Rating: 5 Reviewed By: Mubarok Hasanuddin
    Scroll to Top