Habib Segaf: Negara Teracam - Buntet Pesantren Habib Segaf: Negara Teracam - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Wednesday, June 4, 2008

    Habib Segaf: Negara Teracam

    Dampak dari pemberitaan kasus Monas kemarin membuat pondok pesantren bereaksi. Termasuk pesantren yang dipimpin oleh Habib Segaf atau sering disebut Habib Mahdi yang menganggap bahwa tindakan FPI itu masuk kategori yang tidak bisa ditolerir karena negara dalam keadaan terancam.

     

    Hal itu diungkapkan As Syekh Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abu Bakar bin Salim, Pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman di hadapan ribuan santrinya untuk menghadapi kemungkinan serangan FPI ke pesantrennya seperti ditulis Okezone.

     

    "Kalian pada hari ini saya kumpulkan karena negara sedang dalam ancaman. Kalian dilarang mengikuti tindakan FPI yang dipimpin oleh provokator Habib Rizieq Shihab, yang telah mengadu-domba anak bangsa sendiri itu," tandas Habib dengan berapi-api dan disambut Allahu Akbar oleh ribuan santrinya.  

     

    Kehadiran FPI menurut Habib yang memiliki seluas 125 hetkare dan 12 ribu santri itu menyebabkan antara bangsa ini memukuli dan menganiaya anak bangsa sendiri. Sehingga tidak ada kedamaian dan tidak pula ada toleransi, yang ada adalah permusuhan dan pertumpahan darah.  "Jadi, FPI ini organisasi bejat, merusak citra Islam dan merusak kebhinnekaan. Bahkan mereka itu merampas dan merampok hak orang lain. Sementara yang namanya Habib itu tidak ada yang bejat dan tidak mengikuti ketauladanan Nabi Muhammad Saw," tutur Habib asal Dompu, NTB itu yakin. 

     

    Karenanya, lanjut Habib Saggaf, jika pemerintah tidak sanggup membubarkan FPI, maka ribuan santri bersama GP Ansor akan siap membubarkan FPI. Itu penting, kata dia, karena bangsa ini memiliki moral, toleransi, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan berperikemanusiaan.

    "FPI itu hanya berkedok jubah dan sorban, tapi kelakuannya anarkis. Karena itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), TNI dan Kapolri harus segera membubarkan FPI," tegas Habib yang menggratiskan biaya ribuan santri-santrinya.

     

    Isak Tangis

    Sementara itu salah satu korban pemukulan FPI di Jakarta, KH. Maman Imanulhak disambut tanginsan para santrinya saat pulang ke Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi Majalengka, Selasa (3/6/2008).

    KH Maman atau akrab disapa Kiai Maman, tiba di lingkungan pesantrennya sekira Pukul 19.00 WIB dengan menggunakan Kijang Innova E 1420 XX. Kiai Maman disambut oleh ratusan santrinya yang telah menunggu kedatangannya. Tampak rasa haru dari para santri, bahkan banyak di antaranya meneteskan air mata saat melihat langsung keadaan kiainya.

    Tak lama setelah mendapatkan sambutan dari para santrinya, Kiai Maman yang sangat dihormati santrinya langsung dipersilahkan untuk beristirahat.

    Para santri mengikhlaskan cobaan yang diderita kyainya. Oman (21) merasa iba dan prihatin, Kiai Maman pulang dengan balutan perban di kepalanya. Hal itulah yang sering diajarkan Kyai Maman kepada santrinya.

    "Kiai Maman kasih pesan untuk para santri, agar tidak melakukan balas dendam atau hal-hal seperti yang dilakukan FPI," kata Oman.

    Rencananya, Rabu 4 Juni esok, Kiai Maman akan melakukan pertemuan dengan para kiai se-Majalengka. Kiai akan menjelaskan kronologi sesungguhnya peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh FPI pada 1 Juni lalu.(zal/sindo)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Habib Segaf: Negara Teracam Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top