Bersujud di Keheningan Malam - Buntet Pesantren Bersujud di Keheningan Malam - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Wednesday, May 7, 2008

    Bersujud di Keheningan Malam

    Saudaraku,
    Wahai hamba Allah, malam telah melewati setengahnya, siapa diantara kalian yang
    telah introspeksi diri dan insaf untuk melakukan ketaatan kepada Allah, siapa
    di antara kalian yang telah bangun di malam ini dengan memenuhi hak-haknya?
    Siapa diantara kalian yang berkeinginan untuk membangun ruangan di surga
    sebelum pintunya di tutup ? Ingatlah bahwa umur kalian semakin berkurang,
    berbekallah dengan amal perbuatan. Sepertinya kalian telah mengabaikan hal itu.
    Semua amal baik akan mendapatkan balasan dan imbalan yang pantas. Apabila malam
    kalian tetap seperti ini, tidur, ngobrol, gelak tawa, gaple, nonton bola  dan perbuatan yang melalaikan lainnya, dari mana kalian akan mendapatkan imbalan dan
    balasan?


     



     



    Saudaraku, berhentilah dan introspeksilah dirimu dengan jujur katakan
    kepada dirimu :Sampai kapan aku akan terus bicara dan tidak berbuat Berapa kali
    aku memiliki keinginan dan tidak pernah aku laksanakan. Betapa tercelanya kedua
    mataku, yang tidak berhenti dari kebodohan ini Betapa senang nafsuku, yang tidak
    mau menerima ketaatan. Berapa kali ia hanya memberi alasan,-celakalah dia-
    dengan mengatakan "seandainya""akan", dan berapa kali
    engkau mengulurnya. Berapa kali ia hanya memiliki angan-angan yang tidak pernah
    punah lalu di lupakan, padahal kematian tidak pernah terlupakan, pasti akan
    datang. ( Al-Affani, Ruhban al-lail,II:471 )




    Saudaraku, semoga Allah memberikan rahmat pada penyair yang mengatakan:Aduh,
    malam telah berlalu separohnya dan telah hilang. Kemenangan masuk surga akan
    diberikan khusus kepada orang yang mengabdi Orang yang lalai dan miskin akan
    mengeluh seperti aku ini, celakalah kau wahai yang selalu menyanjung hal haram
    Siapa yang tidak menanam pada waktu purnama Maka ia tidak akan terlihat menuai,
    kecuali hanya duka dan penyesalan. Bahagialah orang yang menjadikan takwa
    sebagai dagangannya pada waktu malam, dan selalu berpegang pada tali Allah.(
    Dari Bersujud Di Keheningan Malam, Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq )



     







     

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bersujud di Keheningan Malam Rating: 5 Reviewed By: Mubarok Hasanuddin
    Scroll to Top