Pro Kontra Ahmadiyah Dianggap Sesat - Buntet Pesantren Pro Kontra Ahmadiyah Dianggap Sesat - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Saturday, April 26, 2008

    Pro Kontra Ahmadiyah Dianggap Sesat


    Keberadaan Ahmadiyah di Indonesia sudah berada sejak sebelum UUD 1945 dibentuk. Kultur Ahmadiyah sudah mengakar dan berjalan hingga kini, namun ternyata kesalahan Ahmadiyah baru sekarang difatwakan untuk dibubarkan. Salah satu kesalahan itu adalah mengakui Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

    BADAN
    Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) di
    bawah koordinasi Kejaksaan Agung (Kejagung) merekomendasikan
    penghentiansegala aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Dalam
    rekomendasinya, Bakor Pakem menilai mereka telah melakukan kegiatan dan
    penafsiran Islam yang menyimpang sehingga mengganggu ketertiban umum.
















     







    MA’RUF AMIN
    KEPUTUSAN Majelis
    Ulama Indonesia (MUI) tetap menganggap Ahmadiyah sesat.Karena itu,kami
    mendukung keputusan Bakor Pakem.Pangkal kesesatan adalah keyakinan
    Ahmadiyah yang menyebut Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi baru. Itu
    bertentangan dengan akidah Islam. Jadi, persoalannya bukan kebebasan
    beragama,tapi penodaan agama. Ahmadiyah mengaitkan diri dengan Islam,
    tapi menyelewengkan ajaran paling dasar yaitu keyakinan. Kenabian dan
    kerasulan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah terakhir sangat
    mendasar dalam Islam dan menjadi bagian fundamental dari syahadat.
    Sebenarnya, pelarangan MUI terhadap ajaran Ahmadiyah sudah terjadi
    sejak 1980 dan memperkuatnya pada 2005 lalu.Meski MUI menyatakan
    Ahmadiyah sesat, MUI tidak menoleransi tindakan anarkistis, kekerasan,
    dan perusakan terhadap aset para pengikutnya. Jangan jadikan fatwa MUI
    sebagai kambing hitam atas lahirnya kekerasan itu. MUI menyerukan agar
    para pemimpin ajaran Ahmadiyah segera diadili. Sementara untuk para
    pengikutnya yang tertobat agar dibina dan diarahkan serta diberi
    kesempatan untuk mengelola asetaset Ahmadiyah. MUI dari pusat sampai
    daerah bersama dengan ormas-ormas Islam siap untuk membina mereka
    supaya mereka kembali ke jalan yang benar.(arif budianto) 



    ADNAN BUYUNG NASUTION
    POSISI
    Bakor Pakem tidak punya dasar hukum kuat karena lembaga ini dibentuk di
    era Soeharto dengan tujuan untuk membina agama di Indonesia. Proses
    Bakor Pakem pada 1994 sendiri bukanlah undang-undang, melainkan hanya
    peraturan presiden (perpres). Saya mendesak pembatalan surat keputusan
    bersama (SKB) tentang penghentian kegiatan Ahmadiyah. Ada kepentingan
    yang jauh lebih besar dan fundamental. Pendapat yang saya sampaikan ini
    murni atas nama pribadi sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden
    (Wantimpres). Sebab,Wantimpres belum sempat sidang untuk merumuskan
    pendapat. Saya membela hak Ahmadiyah untuk hidup di Indonesia.Ahmadiyah
    tidak meresahkan umat Islam lain.Ahmadiyah sudah ada sebelum UUD 1945
    lahir.Ini hanya golongan kecil,tapi suaranya besar. Semestinya,
    kelompok mayoritas harus bisa melindungi kaum minoritas.Kelompok yang
    paling besar bukan menjadi diktator atau pihak yang bisa menentukan hak
    hidup seseorang. Setiap warga negara berhak mendapat perlindungan yang
    layak dari pemerintah.Dilihat dari perspektif politik maupun HAM,ada
    jaminan bagi warga negara untuk menganut dan beribadah sesuai agama
    atau hati nuraninya. Negara ini termasuk negara hukum.Kebebasan
    beragama dan kepercayaan harus dijaga.(arif budianto)  




    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pro Kontra Ahmadiyah Dianggap Sesat Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top