Muhammadiyah Rangkul Pengikut Ahmadiyah - Buntet Pesantren Muhammadiyah Rangkul Pengikut Ahmadiyah - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Friday, April 25, 2008

    Muhammadiyah Rangkul Pengikut Ahmadiyah


    Organisasi terbesar disamping NU, Muhammadiyah berupaya merangkul pengikut aliran Ahmadiyah melalui
    pendekatan dakwah agar kembali ke ajaran Islam yang benar, kata Ketua
    Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haidar Nashir.








    "Kita mencoba melakukan pendekatan dakwah.   Muhammadiyah ini
    organisasi dakwah, kalau urusan hukum, urusan politik itu urusan
    pemerintah, urusan dakwah menjadi urusan Muhammadiyah dan ormas Islam,
    jadi kita melakukan pendekatan mana yang mau kembali, mana yang tidak,"
    katanya di Magelang, Kamis (24/4), usai menghadiri pelantikan Rektor
    Universitas Muhammadiyah Magelang, Prof. Dr. Achmadi. Anggota
    Ahmadiyah, katanya, sebagai saudara terutama sebagai sesama umat Islam.




    Pihak Muhammadiyah sudah mengirim surat edaran agar umat tidak
    melakukan tindakan anarkis terhadap pengikut Ahmadiyah. "Sebab kalau di
    antara mereka yang kembali itu juga saudara kita, atau mereka ingin
    menjadi kelompok lain itu urusan mereka sendiri," katanya.




    Upaya pendekatan kepada pengikut Ahmadiyah antara lain dilakukan di
    Nusa Tengara Barat dan Jawa Barat. "Ada di NTB sudah kita kontak
    Muhammadiyah di sana, di Jabar juga, pusatnya cuma di dua daerah itu,"
    katanya. Ia menyatakan, hingga saat ini belum diketahui apakah sudah
    ada pengikut Ahmadiyah yang pindah menjadi anggota Muhammadiyah.




    "Belum ada informasi, karena mereka sendiri sekarang masih dalam garis
    organisasinya untuk menempuh jalur hukum, itu masalahnya, situasinya
    situasi yang serba sensitif," katanya. Ia menjelaskan, dakwah bersifat
    merangkul, melalui edukasi, dialog, dan pendekatan secara bijak. Sejak
    tahun 1933, katanya, Muhammadiyah mempunyai sikap bahwa siapa pun orang
    Islam atau kelompok Islam yang mengaku ada nabi setelah Nabi Muhammad
    maka mereka termasuk ingkar dari Islam.




    "Dalam konteks sekarang Ahmadiyah itu sikap PP Muhammadiyah yang
    menyangkut keyakinan itu ikuti apa yang telah menjadi keyakinan umum
    seluruh ulama dan kelompok Islam termasuk di Indonesia, bahwa nabi
    terakhir adalah Nabi Muhammad, dan kitab suci adalah Alquran sehingga
    hal ini bukan persoalan penafsiran, ini keyakinan," katanya. Ia
    mengatakan, pembubaran aliran Ahmadiyah menjadi tanggungjawab
    pemerintah dan bukan tugas ormas-ormas Islam.




    Berbagai ormas Islam diminta tidak bertindak sendiri terhadap Ahmadiyah
    termasuk melakukan kegiatan yang bersifat kekerasan. "Biarlah urusan
    hukum, urusan menindak itu urusan pemerintah, bukan urusan ormas-ormas,
    kita pokoknya ikut kepada pemerintah," kata Haidar Nashir. (diolah dari Antara dan Republika)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Muhammadiyah Rangkul Pengikut Ahmadiyah Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top