Koperasi Bermodal Rp 600 Ribu, Kini Menjadi Rp 190 Juta - Buntet Pesantren Koperasi Bermodal Rp 600 Ribu, Kini Menjadi Rp 190 Juta - Buntet Pesantren
  • Latest News

    Wednesday, March 26, 2008

    Koperasi Bermodal Rp 600 Ribu, Kini Menjadi Rp 190 Juta


    Awal berdirinya pada 1997 silam, koperasi ini diberi nama Koperasi Welasan. Karena, terbentuknya bermula dari prakarsa jamaah pengajian Welasan yang diikuti para ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.




    Pendirian koperasi itu didasari kondisi perekonomian nasional yang
    sedang memburuk saat itu. Beban ekonomi keluarga yang dipikul para
    ibu-ibu Muslimat NU pun bertambah. Maka, mereka bersepakat untuk
    menjalin kerja sama melalui wadah koperasi.

    Dalam perkembangannya, sesuai instruksi Pengurus Pusat Muslimat NU
    tentang penyeragaman nama koperasi, maka namanya diubah menjadi
    Koperasi An-Nisa.

    "Koperasi Annisa, setelah sepuluh tahun berkiprah, mampu meringankan
    beban perekonomian ibu-ibu Muslimat NU," ungkap Ketua Koperasi Primer
    An-Nisa Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Brebes, Nur Halimah F.,
    dalam perbincangan dengan NU Online, di kantornya Jalan Yos Sudarso,
    Selasa (25/3).

    Semula, tak ada satu pun yang mengira bahwa koperasi itu bakal menjadi
    menjadi besar dan dapat membantu kesulitan ekonomi para keluarga
    ibu-ibu Muslimat NU. Pasalnya, pendirian koperasi itu hanya bermodalkan
    Rp 600 ribu yang dikumpulkan dari 60 anggota.

    "Modal itu didapat dari simpanan pokok Rp 10 ribu per anggota dan
    simpanan wajib Rp 1000 per bulan per anggota pada tahun 1997," terang
    Halimah.

    Kesungguhan dan keseriusan mengelola koperasi itu pun berbuah hasil
    yang cukup menggembirakan. Lambat laun, hingga akhir 2007, modalnya
    berkembang menjadi Rp 190,5 juta. Anggotanya pun bertambah menjadi 172
    orang. Tidak mustahil kalau setiap anggota bisa meminjam hingga Rp 4
    juta dengan jasa 2 persen.

    "Modal itu memang bukan mutlak dari anggota. Tapi, kami juga
    mendapatkan suntikan pinjaman lunak dari Kementerian Koperasi dan Usaha
    Kecil Menengah, berupa P3KUM sebesar Rp 100 juta," tutur Halimah.

    Meski mendapat pinjaman lunak, lanjut Halimah, tidak berarti pihaknya
    melalaikan pengembalian pinjaman tersebut. Menurutnya, koperasi yang
    dipimpinnya dinilai sebagai koperasi yang tertib administrasi oleh
    Pemerintah Kabupaten Brebes. “Terbukti, dalam pengembalian kredit
    tersebut tepat waktu dan tidak ada anggota yang macet," jelasnya.

    Bukti kemajuan lain, koperasi tersebut, tiap tahunnya selalu
    menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Tahun Buku 2007, telah
    dilangsungkan pada 10 Maret 2008 di Pengurus Anak Cabang Muslimat NU
    Banjarharjo.

    "Meski usaha kami, baru berkutat pada usaha Simpan Pinjam saja, tapi,
    Alhamdulillah berhasil membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar 4 juta
    rupiah di RAT TB 2007," ungkap Halimah.

    Sukses membesarkan koperasinya, pihaknya juga ingin membuka toko yang dapat memenuhi kebutuhan pokok ibu-ibu muslimat. (Wasdiun)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Koperasi Bermodal Rp 600 Ribu, Kini Menjadi Rp 190 Juta Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top